DIbalik Launching Le Mariage - Versi Love Fate

Saya dikabari bahwa akan ada launching lini Le Mariage sudah lama, sejak bulan maret 2015 buku sebelum terbit malahan. Tentunya senang karena launching bisa jadi ajang promo yang efektif, apalagi langsung dikenalkan oleh Elex di toko buku Gramedia.

Launching ini juga spesial, karena serentak dikenalkan 5 buku baru dalam lini yang sama. Meski buku baru, namun penulisnya sudah berpengalaman semua lho, kecuali saya tentunya hehehe. Jadi bisa launching bersama mereka intinya adalah SERU!

Kenapa SERU? Yuks, saya buka-bukaan semua buat kamu.

Kami berlima, sesama penulis, kompak akan bikin satu suvenir masing-masing yang mewakili buku kami. Hubungan kami simple hanya via Whatsup grup. Karena dikumpulkan dari 5 penulis, goodie bag yang dibagikan saat launching menjadi sangat beragam isinya. Pasti seneng dong, sekali datang dapat hadiah yang banyak ;)

Noted! Goodie bag ini memang terbatas hanya diberikan bagi 50 orang pendaftar yang pre-registrasi di awal promo Launching dilancarkan. Langsung ludes hanya dalam waktu kurang dari seminggu wahahaha

Saya sendiri dibantu Indscript mendesain dan kemudian mencetak pembatas buku yang disiapkan sebagai suvenir. Tak lupa biar afdol saya tambahkan bibit tanaman "cinta" Love Fate juga sebagai pelengkap. Jadilah satu paket suvenir dari Love Fate untuk 50 orang pertama yang beruntung.

Sangat cepatnya ludes pre-registrasi saya yakin bukan hanya karena goodie bagnya saja, tapi karena penulis lain yang sudah punya pembaca tetap, yang setia mengikuti setiap debut mereka, dan saya bersukur punya kesempatan mengenalkan diri dihadapan mereka.

Keberadaan saya yang jauh pun saya rasa bisa mereka pahami, sayangnya memang bantuan saya bisa dikatakan tak ada, ada masa di kala mereka rapat, bungkus goodie bag atau bahkan makan bersama, saya belum bisa berpartisipasi. Namun, saya tak pernah lepas kontak dengan mereka terutama mba cantik editor saya, mba Dita. Beliau sangat bantu dan paham kondisi anak didiknya yang serba terbatas ini.

Meski jauh, penulis Love Fate ini berusaha untuk eksis pada acara launching, jadilah sesuai ide mba Dita, saya akan teleconverence via skype. Beberapa minggu sebelumnya, saat para penulis janjian bertemu di Gramedia Central Park untuk rapat dan lihat lokasi, saya janjian tes skype dengan mba Dita. Kami sempat ngobrol beberapa menit meskipun tidak terlalu memuaskan hasilnya.

Karena itu, kayanya mba Dita kemudian berpikir mengenai plan B, bagaimana nanti kalau internet benar-benar tidak bersahabat bagi kami saat acara. Saya ingat itu hari Kamis pagi disini saya mendapat email, "Mba Tia, tolong buat video ya, seakan-akan jawab pertanyaan secara singkat. Kalau sinyal error, kita bisa putar videonya."

Itu 2 hari sebelum launching! Dan hanya tersisa besok, hari Jumat untuk mba Dita mendonlot video sekiranya saya bisa kirimkan lewat email atau dropbox. So, dengan semangat 45 sehabis menidurkan anak-anak dan sholat magrib (yang sudah mulai di atas jam 9 malam), saya dibantu suami merekam diri dengan video handphone menjawab 7 pertanyaan dari mba Dita. Perlu beberapa kali shooting karena kurang puas dan PD dengan hasilnya, namun ga bisa terlalu bertele-tele juga karena perlu waktu upload dan kirimkan via dropbox, lumayan memakan waktu loh! Pokoknya, bagaimana caranya mba Dita bisa berhasil donlot di sela waktu kerjanya di hari Jumat.

Dan, tara ... internetnya memang mati pada hari H hihihi Untungnya sempat sebelum mati melambaikan tangan "dadah-dadah" ke hadirin yang datang di Central Park. Jadi, tak sia-sia ya, perjuangan bangun malam membuat video karena akhirnya berhasil ditayangkan pula ;p At the end, manusia hanya bisa berencana namun hanya Allah yang akan menentukan segalanya.

Niat dandan malem-malem demi ga kucel di video wahahah

Dibalik lebih kurang persiapan yang diberikan Love Fate untuk launching, namun saya tetap bersukur satu pengalaman baru lagi saya alami karena adanya Love Fate di hidup saya. Pembawa semangat untuk launching selanjutnya. Semoga ....

semoga sukses selalu Le Mariage!